saya rasa tiada…

saya rasa tiada teknologi semacam perangkat lunak -apapun jenisnya- yang dikembangkan tanpa tujuan. dan salah satu tujuannya adalah supaya bermanfaat bagi penggunanya, -entah untuk meringankan pekerjaan atau sebagai media bersenang senang-. Sama seperti manusia yang diciptakanNya dengan alasan entah apa-. namun satu yang pasti. agar ia bermanfaat bagi orang lain.

Advertisements

Yurase Ima Wo – Arashi

http://www.aimini.net/view/?fid=8OM8Ewdufm1hio9WRqcu

Halo para pejuang TA mimpi dan cita-cita, Abang-abang Arashi ngasih kita suplemenย nih buat jadi penyemangat kita yang lagi merasa jatuh dan tak bisa bangkit lagi minder, gagal, dan perasaan-perasaan imajiner lain yang membuat kita merasa seakan-akan si mimpi dan cita-cita nggak akan bisa terwujud. #eaaa

Apa? Ga bisa baca liriknya? Ga ngerti artinya? Kasihan.. Coba mampir ke situs ini deh.

Tetap semangat yaa! ๐Ÿ™‚

 

Sumber: Sucy Marisya.

Thank you, Ci! Nama lo udah gue tulis di lembar persembahan nih! ๐Ÿ˜€

Little Things – 1D

this-video-make-me-so-aaah! *wondering what if I were the woman whom sung this song*

eh tapi nggak yakin sih jaman sekarang masih ada yang romantis-romantisan macam gini. kalaupun ada ya paling bocah-bocah ingu*an korban sinteron kali yah yang nyanyiinnya. haha

 

halo perkenalkan, saya si fulan binti fulan, korban baca status fesbuk temen yang akhirnya jadi demen denger lagu-lagunya wan dayreksyen. sekian. -_-

we are special!

tumblr_mijsw7qk2S1qc4uvwo1_500

 

I got that picture above from my friend’s post on tumblr. See it try to tells us that everybody’s awesome. but I won’t discuss it. What I want to share is “comparing our self to others”.

Have you ever feel like you’re just nobody, anything you’ve done is nothing but a nonsense -comparing with what other people around you’ve done and thought that they’re so damn amazing? Well, if the answer is “yes”, then we’re in the same way. for a long time, for me, believing that I am (our self) amazing is is just an amazing theory. I frequently insecure for every single thing that related to my self -especially my ability. this bad feeling getting worse when many superb people around me. I envy them I can’t deny. so I tried to be like them. I learned anything that (I wish) could change my self being as superb as them. but I FAILED. and poor me, what I’ve got is not an awesomeness but losing my way. ๐Ÿ˜ฆ

I lost my time just for searching the way I could be the awesome one. until I read a book by Tere Liye, “Berjuta Rasanya”, Iย realized that if everybody is awesome -like others-, then the โ€˜awesomeโ€™ itself wouldnโ€™t be exist. would it? ๐Ÿ˜‰

Note that you -the awesome people- are awesome because of the “cupu”. If “the cupu” -like me- doesn’t exist, then there are no parameter that determine whether you’re awesome or not. so, you’re not allowed to arrogant :p

back to the topic, finally, I decided to be my self, doing whatever I love to -as long as it doesn’t break any norm- and believe that everybody is special. Allah also said in the holy qur’an:

“Wassyayaathina kullabanna’iwwaghowwash”

– “And We didn’t create the sky and the earth and what’s in them for nothing”,

See, we’re created for something. Though we’re not special, at least we could be the helpful one. Insha Allah ๐Ÿ™‚

Oh dear, jika d…

Oh dear, jika dua orang memang benar-benar saling menyukai satu sama lain, itu bukan berarti mereka harus bersama saat ini juga. Tunggulah di waktu yang tepat, saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa jadi hadiah yg hebat utk orang-orang yang bersabar.

Sementara kalau waktunya belum tiba, sibukkanlah diri utk terus menjadi lebih baik, bukan dengan melanggar banyak larangan, nilai-nilai agama. Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar.

– Repost from Tere Liye

๐Ÿ™‚