we are special!

tumblr_mijsw7qk2S1qc4uvwo1_500

 

I got that picture above from my friend’s post on tumblr. See it try to tells us that everybody’s awesome. but I won’t discuss it. What I want to share is “comparing our self to others”.

Have you ever feel like you’re just nobody, anything you’ve done is nothing but a nonsense -comparing with what other people around you’ve done and thought that they’re so damn amazing? Well, if the answer is “yes”, then we’re in the same way. for a long time, for me, believing that I am (our self) amazing is is just an amazing theory. I frequently insecure for every single thing that related to my self -especially my ability. this bad feeling getting worse when many superb people around me. I envy them I can’t deny. so I tried to be like them. I learned anything that (I wish) could change my self being as superb as them. but I FAILED. and poor me, what I’ve got is not an awesomeness but losing my way. 😦

I lost my time just for searching the way I could be the awesome one. until I read a book by Tere Liye, “Berjuta Rasanya”, I realized that if everybody is awesome -like others-, then the ‘awesome’ itself wouldn’t be exist. would it? 😉

Note that you -the awesome people- are awesome because of the “cupu”. If “the cupu” -like me- doesn’t exist, then there are no parameter that determine whether you’re awesome or not. so, you’re not allowed to arrogant :p

back to the topic, finally, I decided to be my self, doing whatever I love to -as long as it doesn’t break any norm- and believe that everybody is special. Allah also said in the holy qur’an:

“Wassyayaathina kullabanna’iwwaghowwash”

– “And We didn’t create the sky and the earth and what’s in them for nothing”,

See, we’re created for something. Though we’re not special, at least we could be the helpful one. Insha Allah 🙂

Advertisements

Español – 1

¡hola! me llamo Annisa. Bienvenidos a mi blog 😀

Jadi ceritanya, si Annisa lagi belajar bahasa Spanyol. dan sekarang gatel mau berbagi ilmu ke-bahasa spanyol-an yang telah dipelajari si Annisa ini. Here we go brooo..

*hening. bingung mau mulai dari mana* haha

Oke, bagaimana kalau kita mulai dari alasan mengapa saya tertarik untuk belajar bahasa spanyol?

Masih pada ingat “Amigos”, “Mariana y Silvana”, “Rosalinda”, “Maria Bellen” dan telenovela lainnya? Masih inget lah ya. Jadi, dulu si Annisa suka nontonin telenovela karena pemain-pemainnya guanteng dan cantek. Pas nonton telenovela juga pernah coba nontonnya pake bahasa Spanyol gitu. walaupun jadi ga ngerti jalan ceritanya, si anu ngomong apaan, tapi satu kesimpulan yang bisa si Annisa ambil dari Telenovela ber bahasa Spanyol: Orang kalau lagi ngomong pake bahasa Spanyol itu SEXY! dan si Annisa ini pengen bisa sexy juga kayak pemain telenovela gitu katanya sih. uhuk. haha

Alasan ke dua, pada suatu tahun, si Annisa nonton acara televisi yang menanyangkan liputan orang (artis) jalan-jalan ke Spanyol. Ke kota Barcelona lebih tepatnya. Pertama lihat (dari tivi) kota Barcelona kayak gimana bentuknya, si Annisa langsung jatuh cinta lah sama bangunan dan suasana di sana. Dan nggak sopannya si acara itu ya, liputannya diambil pas banget ketika di Barcelona nya lagi ada festival! Bikin orang makin mupeng ke sana kan -_-

Alasan ke tiga, simple. gara-gara lagi main ke toko buku ada diskon 30% untuk semua buku. and She found the “Español para Indonesios” book, alias buku belajar bahasa Spanyol untuk orang Indonesia. ada tingkatannya. Dan si Annisa ini beli dua langsung, tingkat pemula dan intermediate. *kemaruk banget ya -_- tapi si Annisa sih mikirnya “daripada beli nanti-nanti udah gak diskon lagi, rugi lah hamba”. haha *tetep ye gamau rugi. Berhasil menemukan si buku ini, si Annisa merasa berjodoh dengan Spanyol dan yakin suatu saat pasti bisa ke sana! yeaaaaaasss *semangat membara*

Begitulah kira-kira ceritanya. Jadi mari kita mulai saja belajar bahasanya. Ibarat bocah baru lahir lalu berkembang biak, si bocah pasti awalnya cuma bisa ngomong tapi ga ngerti bagaimana menulis apa yang diucapkan. Jadi sekarang mari kita belajar membaca tulisan dalam bahasa Spanyol 😀

Sejatinya, pengucapan dalam bahasa spanyol menurut saya mudah kok. Apa yang tertulis kurang lebih seperti itu pula cara mengucapkannya. Kecuali pada huruf-huruf berikut ini:

C : dibaca “se”, kecuali diikuti dengan huruf “a”, “u”, “o”

G : kalau ketemu huruf vokal “e” dan “i”, dibaca “he” dan “hi”.

kalau ketemu huruf vokal “ue”, “ui”, dibaca “ge” dan “gi”.

NG: kalau ketemu huruf vokal “a” dan “o” dibaca seperti huruf “g” nya ada 2. misal “congo” dibaca “konggo”.

H: nggak berbunyi alias dianggap gak ada kecuali si huruf “h” nya berdiri sendiri, dibaca “ache”.

J: kalau ketemu huruf vokal, dibaca “h”.

LL: dibaca “y”

ñ: dibaca “ny”

Y: dibaca “i”

Z: dibaca “s”

Contoh:

– ¡cumpleaños feliz, Annisa! (dibaca: kumpleanyos Felis, Annisa!)

Artinya: Selamat ulang tahun, Annisa!

– Las hojas se estan cayendo. (dibaca: las ohas se estan kayendo)

Artinya: Daun-daun sedang berguguran (kalimat ke dua diambil dari buku Español para Indonesios Nivel Basico – Dr. Ir. Jenny Supit)

Sekian belajar bahasa spanyol – Part 1 nya. Semoga bermanfaat 🙂

anyway, coba tebak! kalimat pertama di artikel ini artinya apa hayo?

pelajaran ke- n+1 dalam hidup

semua ada waktunya.

 

 

 

ya. semua ada waktunya. waktunya kita senang, kita sedih, tertawa, menangis, bahagia, it won’t last forever. just like round robin or feed back algorhitm of process which has its own arrival time (when was it start), finish time (when will it go) and service time (how long it would last).

 

 

 

jadi? mau senang, sedih ya nikmatin aja. asal jangan terlalu. terlalu senang itu ga baik. apalagi terlalu sedih 🙂

pelajaran ke n+2 dalam hidup

segala sesuatu yang ada di dunia ini diciptakan berpasangan. dan tiap-tiap dari sesuatu itu saling melengkapi satu sama lain.

ada malam, ada siang..

ada hitam, ada putih..

ada pinsil, ada penghapus..

ada gelap, ada terang..

ada benar, ada salah..

ada baik, ada buruk..

ada kotor, ada bersih..

dan ada pria, ada wanita..

kita ngga akan pernah tau malam kalau ga ada siang..

kita ngga akan pernah tau putih kalau ga ada hitam..

kita ngga akan pernah tau untuk apa ada hapusan kalau ga ada pinsil..

kita ngga akan pernah bisa merasakan nikmatnya terang kalau ga pernah merasakan kegelapan

kita ngga akan pernah tau mana yang benar kalau ngga pernah salah

kita ngga akan pernah tau sesuatu itu baik kalau ga pernah tau mana yang buruk

kita ngga akan pernah bisa tau mana yang bersih kalau ga pernah melihat sesuatu yang kotor

jadi intinya? jangan pernah memperdebatkan perbedaan. justru dengan beda, harusnya kita bersyukur karena itu berarti kita bisa saling melengkapi dan diberikan kesempatan untuk melihat segala sesuatu dari sisi lain 🙂