Terrafugia

Terrafugia berasal dari dua kata, terra dan fugia. Terra artinya daratan. Sedankan fugia berarti selamat tinggal. Jadi, terrafugia berarti selamat tinggal daratan(?)

Secara harfiah mungkin begitu. tapi tahukah kamu? Terrafugia adalah sebuah produk berupa mobil yang bisa terbang (atau pesawat yang bisa jadi mobil ya? ya begitulah pokoknya). Karena pada hakikatnya mobil berjalan di daratan dan benda mungil ini bisa terbang, makanya dikasih nama terrafugia. Benda yang masih jarang dimiliki oleh orang ini pertama kali dirilis pada tahun 2006 melalui award-winning MIT-trained aeronautical engineers and MBA’s.

Dengan terrafugia, kita bisa terbang sejauh 200 hingga 500 KM dengan kecepatan hingga 170 KM/Jam. Untuk ukuran sebuah pesawat, jarak tempuh yang terjangkau oleh terrafugia masih cenderung lebih pendek sih daripada pesawat pada umumnya. Kecepatannya pun begitu. Nggak kaya pesawat biasa yang kecepatan rata-rata terbangnya bisa mencapai kurang lebih sekitar 900km/Jam. wow, jauh banget ya selisihnya! Dilihat dari harganya yang bisa ngalahin biaya semesteran saya kuliah (kalau di-convert ke rupiah jadi sekitar 2.6 milyar. Jauh banget bedanya -_-), daya tampung penumpang terrafugia, serta spesifikasi lainnya, terrafugia cocok digunakan untuk orang-orang yang kerja di air khusus, seperti surveyor yang kerjanya kayak gasing, mondar mandir ke tempat kerja di penjuru negara bagian, pengembang real estate yang kerjanya setiap hari survey lokasi baru dan nemenin konsumen touring lokasi real estate nya, pokoknya orang-orang yang sering transit sana sini lah. sibuk intinya.

Selain itu, Terrafugia juga dibuat sebagai solusi dari permasalahan kualitas penerbangan yang selama ini dirasa kurang baik ketika cuaca buruk menerpa. Katanya sih, terrafugia tetap nyaman dan aman “diterbangkan” walau dalam cuaca buruk sekalipun. Penasaran sama penampakannya? There it is, The Winged Car, Terrafugia and its developer:

wih keren ya! *walaupun nggak kelihatan penampakan full nya sih. tapi kalau penasaran, bisa cari sendiri penampakan terrafugia via google. gambar ini didapat dari slide selingan kuliah keprofesian bidang IF soalnya :p

Kebayang deh, kalau punya terrafugia, pasti mahasiswa kawasan IT Telkom ga perlu emosi jiwa ngalamin kemacetan di segitiga emas kampus pada jam-jam kritis (Sukabirus, PGA, Sukapura sekitar jam 5-7 sore). kalau udah macet, tinggal buka sayap mobil dan wuuusss~ shodaqallohul’adzim, berakhirlah hidup orang yang tiba-tiba mati di sebelah si mobil gara-gara kena kibasan sayap mobil kejengkelan dan emosi jiwa gara-gara macet! nggak cuma di segitiga emas kampus aja sih sebenernya. terrafugia kayaknya bisa dijadikan solusi alternatif kemacetan di jakarta loh! wondering, what if each person in Jakarta has terrafugia. there will be no traffic jam in Jakarta i guess. or maybe the traffic jam will be move on to the air(?) :p

Biar kasih rejeki deh tuh ke pekerja bangunan buat bikin lahan landing & take off di atas gedung-gedung perkantoran di Jakarta. dan bayangkan macet di udara, kayaknya seru buat ditonton tuh. Jalanan di jakarta juga sepi. yeaaay!😀

gimana? tertarik untuk memilikinya? apalagi kamu yang tinggal di Jakarta dan daerah lainnya yang juga rawan macet all the way all the day :p

Buat yang napsu mau memiliki si terrafugia bisa langsung hubungi kantornya langsung di sini. atau kalau tertarik jadi investornya bisa langsung isi form nya di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s