belajar dari kambing

belajar dari kambing

apapun, siapapun, sesuatupun tanpa kita sadari, bisa menjadi “guru” untuk diri kita sendiri atau bahkan untuk orang lain juga jika kita bersedia untuk berbagi cerita/pengalaman. termasuk salah satunya yaitu kambing.

ada apa dengan kambing?

saat Idul Qurban kemarin (6 November 2011M) saya menyaksikan dari jauh pemotongan hewan qurban di lapangan dekat rumah orang tua saya. ga penting sih yaaa nontonin kambing dipotongnya. toh dari kecil juga udah pernah nontonin hewan qurban dipotong. hehe :p

jadi apa dong yang penting?

gini.. ceritanya udah ada sekitar 3-5 kambing/domba disembelih saat itu (kalau ga salah. lupa jumlah pastinya. antara 3 sampai 5 lah yaa..). nah, saat hewan kurban selanjutnya dibawa dari samping masjid ke TKP hewan kurban di lapangan, saya lihat si kambing enggan untuk beranjak ke lapangan. apalagi si kambing melewati wilayah pengulitan&penyisihan daging, organ dalam kambing yang telah disembelih. si kambing berontak. untung aja badan orang yang bawa kambing lebih besar daripada kambingnya. jadi yang saya lihat saat itu, sekuat-kuatnya si kambing berusaha untuk melepaskan diri dan pergi menjauh dari TKP, tapi tetep aja gabisa kabur. dan pada akhirnyaaaa, beberapa menit kemudian si kambing tersebut sudah tak bernyawa. badan sudah tak lagi berjiwa..

 

begitulah ceritanya bagaimana seekor kambing bisa menjadi “guru” untuk saya..

belajar dari kambing yang tau bahwa ajalnya sudah di depan mata. dia tau kapan maut memisahkan jiwa dan raganya. andai kita seperti kambing itu yang tau kapan kita harus kembali pada-Nya, mungkin kita juga akan melakukan hal yang sama. menghindar dari maut. berlari sekuat tenaga, menjauh dari sang penyabut nyawa. mungkin juga kita akan selalu dihantui rasa takut. takut merasakan sakitnya nyawa dicabut, takut merasakan gelapnya sendiri di alam kubur, takut meninggalkan orang-orang tersayang, dan ketakutan lainnya yang mungkin belum tentu terjadi pada kita. padahal, di dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat 14 diterangkan bahwa seindah-indahnya segala hal di dunia, tempat paling indah adalah kembali padaNya :)