segala sesuatu yang ada di dunia ini tuh udah ada pasangannya. dan tiap-tiap dari sesuatu itu saling melengkapi satu sama lain.
ada malam, ada siang..
ada hitam, ada putih..
ada pinsil, ada penghapus..
ada gelap, ada terang..
ada benar, ada salah..
ada baik, ada buruk..
ada kotor, ada bersih..
dan ada pria, ada wanita..
kita ngga akan pernah tau malam kalau ga ada siang..
kita ngga akan pernah tau putih kalau ga ada hitam..
kita ngga akan pernah tau untuk apa ada hapusan kalau ga ada pinsil..
kita ngga akan pernah bisa merasakan nikmatnya terang kalau ga pernah merasakan kegelapan
kita ngga akan pernah tau mana yang benar kalau ngga pernah salah
kita ngga akan pernah tau sesuatu itu baik kalau ga pernah tau mana yang buruk
kita ngga akan pernah bisa tau mana yang bersih kalau ga pernah melihat sesuatu yang kotor
dan kita ngga akan pernah bisa identifikasi seorang lelaki kalau ga pernah tau yang namanya wanita
malam ada untuk melindungi kita yang terjaga ketika lelah seharian menghabiskan waktu. dan siang ada untuk menghangatkan diri setelah dibuai dinginnya malam..
hitam ada untuk menegaskan/memperjelas segala sesuatunya. dan putih ada untuk menjadi sandaran si hitam ketika ia ingin memperjelas segala sesuatu..
penghapus ada untuk menghapus salah yang dibuat pinsil. namun tanpa pinsil, penghapus takkan berarti apa-apa..
terang ada untuk membantu mata melihat segalanya. namun tanpa gelap, kita ngga akan pernah bisa bersyukur akan nikmat cahaya dan penglihatan yang telah diberikanNya pada kita..
siapapun berharap segala sesuatu yang dilakukannya selalu benar. namun tanpa melakukan kesalahan, kita ngga akan dewasa karena ngga pernah belajar. ya, belajar dari kesalahan, benahi diri dan takkan mengulanginya lagi..
menjadi pribadi yang baik itu baik. namun tanpa ada keburukan, ngga akan ada orang baik di dunia ini..
sesuatu yang bersih itu memang indah untuk dipandang. namun tanpa kotor, jumlah pengangguran mungkin lebih banyak karena ngga akan ada petugas kebersihan..
bagaimana dengan pria dan wanita?
pencitraan pria itu kuat, tangguh dan cenderung berfikir dengan logikanya. berbeda dengan wanita yang digambarkan dengan sosok yang tidak sekuat dan setangguh pria, perasaannya halus, dan cenderung berfikir dengan didominasi suara hati. namun dengan segala kekurangan dan kelebihan yang pria/wanita miliki, mereka saling melengkapi. sosok pria yang kuat dan tangguh harusnya bisa melindungi wanita saat ia merasa terancam/dalam keadaan takut. pikiran logis lelaki melindungi wanita dari pikirannya yang didominasi oleh suara hati supaya wanita tidak mudah dibodohi.
begitupun sebaliknya..
pikiran wanita yang didominasi oleh suara hatinya itu dapat meluluhkan kerasnya hati lelaki. mengingatkan lelaki ketika ia dikuasai oleh emosi, dengan hati
jadi intinya?
pasangan wanita ya pria. juga sebaliknya. pria loh yaa bukan anda. anda adalah pria. dan pria bukan berarti anda. dan saya yakin bahwa suatu saat nanti, entah kapan, saya yang wanita akan bertemu dengan sesok pria dengan izinNya..